REDUP

Di mata orang-orang yang terpapar debu
Aku dinilai tak tentu
Tak punya nilai
Tak punya apa-apa

Tahukah kalian
Berapa dalam tombak
Yang telah dihujam
Ke jantungku
Hingga terpisah aku
Dari jantung hatiku

Dikhianati berkali-kali
Ditepikan hingga aku
Mati berdiri..
Kaku dalam malu
Wajah tlah dilapisi
Tembok-tembok tebal
Dimakan waktu

Jika aku hidup
Saat ini saja
Itu sudah cukup bagus
Dari pada hilang
Tak tentu nama
Dilapisi koran
Di sejajar rel kereta

Setidaknya dengan
Begini banyak luka
Luar dan dalam
Masih bisa berkata
Berbicara dengan fakta
Mengingatkan dirimu
Untuk berhati-hatilah
Pada yang jelas terlihat
Di depan mata
Berhati-hati pada
Yang paling manis
Tersenyum
Biasanya racunnya
Lebih nyeri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s