Kenangan Pedalaman

Pedalaman, hutan-hutan hijau, gemericik air dan sesahutan satwa…masih terbayang dan terngiang di telinga.
Telanjang dada menerobos arus yang dibawa air curam yang berebutan menuruni bukit.
Setiap kesulitan hanya membuat kita tertawa,
Setiap pergulatan melawan deras terjangan air serasa permainan yang paling menyenangkan. Bukankah indah sekali saat itu. Kenapa tidak bisa menikmati kemeriahan itu lagi…sekali lagi saja…
Setelah segala fasilitas yang dulu terimpikan ini kini terpenuhi, kita malah tak merasakan apa-apa lagi
Dan…lagi-lagi kita seakan berada di labirin yang sama seperti saat kita memulai semua ini
Dari awal lagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s